Laman

Senin, 02 April 2012

Guru Honorer Masih Jadi Pahlawan Perbatasan


Ilustrasi
Guru Honorer  Di Sempadan Negeri
Oleh: Brigita Adrianus

Sempadan negeri merakai Sintntang, mau tak mau kami ikut serta dalam Ujian Nasional Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Merakai sebagai tanggungjawab akhir sekolah.

Dengan usaha sederhana dan penuh rasa syukur kami SMAN 1 Merakai  telah menyelesaikan proses ini sebagai syarat menjadi anak Indonesia kebanyakan. Tapi apakah kami layak disamakan?

Sebab dibanyak sisi kami  diantara langit dan bumi, kalaupun di air pasti mengapung tak jelas.
Kami harus ikut program nasional sebongkah kebijakan senayan dari  kabinet Indonesia Bersatu Jilid I & II. Semantara meraba menggunakan fasiitas seadanya, kemampuan mengajar   ala kampung sempadan negeri.